Sejarah
Fakultas Sains, Universitas Lampang Rajabhat, didirikan sebagai departemen sains pada tahun 1973. Sejarah dan latar belakangnya adalah sebagai berikut:
- Pada tahun 1973, Lampang Teachers College membuka program sertifikat pendidikan kejuruan tinggi (Higher Vocational Education Certificate) dengan menggabungkan mata pelajaran sains seperti matematika, kimia, biologi, dan fisika, dll., untuk membentuk kategori mata pelajaran sains. Lampang Teachers College
- Pada tahun 1975, Teachers College Act tahun 1975 menetapkan bahwa Teachers College dapat menawarkan program gelar sarjana. Lampang Teachers College membuka bidang studi dalam pendidikan, yang meningkatkan jumlah mata pelajaran sains.
- Pada tahun 1976, Departemen Sains berganti nama menjadi Fakultas Sains.
- Pada tahun 1984, Teachers College Act tahun 1984 menetapkan bahwa Teachers College dapat menawarkan program gelar sarjana di bidang kejuruan lainnya.
- Pada tahun 1985, Fakultas Sains membuka Associate Degree in Science (A.W.T.) dengan jurusan Ilmu Komputer. Dan program Sarjana Pendidikan (S.Pd.), jurusan Ilmu Komputer, 2 tahun
- Pada tahun 1992, Fakultas Sains menawarkan program Sarjana Pendidikan (S.Pd.), jurusan Ilmu Komputer, 4 tahun dan program Sarjana Sains (S.Si.), jurusan Ilmu Komputer
- Pada tahun 1992, Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej dengan murah hati menganugerahkan nama Sekolah Tinggi Keguruan sebagai "Institut Rajabhat".
- Pada tahun 1995, Undang-Undang Institut Rajabhat tahun 1995 diundangkan. Fakultas Sains berganti nama menjadi Fakultas Sains dan Teknologi. Beberapa program Sarjana Sains telah dikembangkan dan terus dikembangkan.
Fakultas Sains di Universitas Lampang Rajabhat saat ini menawarkan program sarjana dan pascasarjana. Sepuluh bidang studi ditawarkan: Magister Kimia Terapan; Sarjana Sains Umum; Kimia; Biologi; Fisika; Matematika; Ilmu Lingkungan; Ilmu Komputer; Teknologi Informasi; dan Kesehatan Masyarakat. Terdapat 1.280 mahasiswa, 67 dosen, dan 19 staf pendukung. Fakultas Sains juga menyediakan layanan akademik bagi masyarakat di Provinsi Lampang dan provinsi-provinsi sekitarnya, membangun jaringan layanan akademik dengan lembaga-lembaga seperti Departemen Layanan Sains, Kementerian Sains dan Teknologi; Museum Sains Nasional (NSM), dan Institut Pengembangan Pengajaran Sains dan Teknologi (IPST).